9 Juli 2010
Membangun Raport
Membangun RAPPORT itu tidak ada bedanya dengan membangun hubungan baik sehari-hari. Di NLP, awalnya membangun RAPPORT diperkenalkan dengan teknik sederhana me-MATCHING dan me-MIRROR. Apa saja yang di-MACTH dan di-MIRROR? Postur tubuh, ekspresi wajah, kualitas vocal, system representasional (VAK), pola napas, dan lain-lain. detail
» index berita
|

| News |
Prinsip ke 5: Belajar Bukan Menyalahkan5 Agustus 2009
Prinsip ke 5: Belajar Bukan Menyalahkan ( BEJ / Blame Excusess Justify )
BEJ
adalah singkatan dari: “B” dari Blame menyalahkan Orang Lain; “E” dari
Excusesss beralasan; “J” dari Justify Menghakimi/Membenarkan
Orang-orang yang miskin, ketika terjadi sesuatu hal di dalam
hidupnya dia, dia sibuk BEJ. Blame: Dia menyalahkan
lingkungannya, dia menyalahkan negara, menyalahkan presidennya,
bahkan menyalahkan orang tuanya, bahkan pula menyalahkan engkongnya,
karena dilahirkan miskin makanya sekarang dia merasa sebagai
turunannya orang miskin, atau menyalahkan pendidikannya,
menyalahkan umurnya, menyalahkan bahwa dia merasa tidak ada
peluang, dia selalu menyalahkan.
Lalu dia juga Excuse/
beralasan: Saya masih muda, saya masih belum belajar, saya belum
pengalaman. Ini yang menyedihkan, orang-orang yang selalu BEJ
seringkali yang dia katakan adalah kebenaran, tetapi saya
tegaskan sekali lagi bahwa kebenaran itu TIDAK ADA
MANFAATNYA!Satu-satunya Manfaatnya untuk dia adalah MENGHENTIKAN DIA
UNTUK MENJADI KAYA, menghentikan dia untuk Take Action/ Bertindak
untuk menjadi lebih baik, menghentikan dia untuk belajar menjadi
lebih baik. Kemudian Justify/ menghakimi/ membenarkan: Ketika ada
orang lain yang lebih sukses daripada dia, dia bilang: "O..
terang saja, tidak heran, sudah layak dan sepantasnya". Dia selalu
justify orang lain yang lebih sukses daripada dia tanpa BELAJAR.
Ketika
ada orang yang kaya, dia selalu omong: "terang saja dia kaya, dia
anaknya orang kaya..., sekolah di luar negeri.., bahasa inggris
lancar.., kenal anak menteri dimodalin BMW.., ya terang saja
dia sekarang sukses dalam usahanya..".Pertanyaan saya: "Ada
tidak anaknya orang miskin yang sekarang SUKSES dan Kaya?
Jawabannya selalu: Ada. Tapi ketika ada orang yang terbiasa
men-Justify/ Membenarkan orang lain lebih hebat daripada dia,
Maka dia akan ngomong bagaimana? "Oh terang saja, dia anaknya
orang miskin toh.. saya tau kenapa dia bisa kaya. Ya karena dia daya
juangnya kuat.
Dan Ya terang saja, anaknya orang miskin daya
juangnya harus kuat. "Ketika kita tanya: "lah kamu kenapa?" Dia jawab:
"lah saya anaknya orang menengah sih.., makanya daya juang saya
menengah.."Lihat cara berpikirnya. Ketika orang tidak berhasil, dia
akan selalu Tell Story, dia akan menceritakan Blame, Excuse, atau
Justify. Nah Prinsip Milyarder yang diceritakan disini adalah
SELALU BELAJAR, bukan menyalahkan. Ketika dia belum berhasil, dia
selalu tanya: apa yang harus saya pelajari dari kejadian ini yang akan
membuat saya jadi lebih baik, lebih hebat, lebih dahsyat, lebih
kuat, lebih kaya, lebih langsing, lebih harmonis, lebih tahan
lama, lebih dari apapun.. sehingga kita maju selangkah lebih
baik dibanding orang yang menyalahkan. Pertanyaan saya: Sudah
BELAJAR apa Anda hari ini? Belajar apa yang akan membuat
Anda jadi lebih baik? Selalu tanya hal ini tiap hari, sehingga apapun
yang terjadi dalam hidup ini, kita beri arti yang akan membuat kita
menjadi lebih baik.
24 Prinsip Milyader by Tung Desem Waringin
|
| Baca juga |
| » |
9 Juli 2010 Membangun Raport Membangun RAPPORT itu tidak ada bedanya dengan membangun hubungan baik sehari-hari. Di NLP, awalnya membangun RAPPORT diperkenalkan dengan teknik sederhana me-MATCHING dan me-MIRROR. Apa saja yang di-MACTH dan di-MIRROR? Postur tubuh, ekspresi wajah, kualitas vocal, system representasional (VAK), pola napas, dan lain-lain.
|
| » |
6 Mei 2010 MEMBACA BAHASA TUBUH Membaca Bahasa Tubuh
Bahasa Tubuh Bahasa tubuh terkadang sangat berarti dibandingkan dengan kata- kata. Bahkan tak jarang Anda mungkin lebih mengerti pesan apa yang disampaikan melalui bahasa tubuh, dibandingkan sederetan kata-kata. Atau dengan kata lain bahasa tubuh dapat mengekpresikan apa yang dirasakan oleh seseorang KETIKA Anda sedang berhubungan seks, berkelahi, adu argumentasi, berpelukan, berciuman, maka mereka menyatakan maksud sebenarnya lewat bahasa tubuh. Apakah mereka melakukannya dengan sepenuh hati ataukah hanya sekadar memenuhi kewajiban.
|
| » |
6 Mei 2010 MENCURI DIRI SENDIRI MENCURI DIRI SENDIRI
Zig Ziglar
Peristiwa ini terjadi di sebuah toko makanan kecil pada tahun 1887. Seorang pria yang tampak terkemuka berumur lebih kurang 60 tahun membeli lobak hijau. Dia menyerahkan kepada pelayan selembar uang dua puluh dolar dan menunggu kembaliannya. Pelayan toko menerima uang dan memasukkannya ke laci sementara dia mengambil kembalian. Namu betapa terkejutnya ia saat melihat ada bercak tinta pada jarinya yang masih banyak karena memegang lobak hijau
|
|
 Bank BCA an. The Hadinata Rek. 188-0351-687
|